Kamis, 17 Desember 2015

Ya Allah rindu ini semakin sj terasa entah ini benar2 akhir dari hubanganku atau hanya sebuah cobaan yang harus sy lalui lagi. Sy tidak tau kapan bisa melihatmu lagi andaikan kamu tau bahwa sy sangatlah merindukanmu sayang, sy merindukan senyumanmu bahkan manjaanmu pun sy rindukan. Ingatkah hari2 yang kita lalui berdua? Meski banyak cobaan tapi kita selalu tetap bersatu. Sy sudah tidak tau akan cerita kesiapa tentang rasa rindu ini yang sudah tidak tertahankan lagi, sy sangat ingin menyapa mu meski sudah bukan sebagai kekasihku lagi setidaknya sy tau kabar darimu namun apa daya jika ego ini lebih kuat. Cintaku hadir disaat perasaan km sudah mulai pudar dan akhirnya kekecewaan itupun juga harus hadir disaat rasa cinta sudah mulai ada dan rasa ketakutan yang semakin membesar yang akan menimbulkan pikiran2 negative ku ke kamu dan akhirnya sy selalu menudu mu tanpa bukti sampai km merasa capek dengan sikapku yang selalu menekan batinmu. Dan sekarang sy bingung harus cerita kesiapa disini sy sendiri tidak ada siapa2 untuk mendengarkan curhatku apalah yang harus sy lakukan selain menulis isi hati ini! Hati yang sedang rindu kepada seorang lelaki yang sangat sy cintai, meskipun sy tidak tau perasaan km ke sy bagaimana yang pasti rasa cinta ini selalu ada dan akan tetap ada bersama kenangan kita sayang, cinta yang sy miliki ini adalah cinta sejati yang akan tetap ada didalam hati sy dan selalu ada dimanapun sy berada meski sy sudah tidak bersama km lagi tapi cinta ini akan selalu terjaga. Semoga sy bisa melawati prosessnya. ya Allah tolong jaga dia meski sudah bukan untuk sy lagi, sy cuman ingin dia sehat selalu dan di kelilingi dengan org2 yang sayang padanya. Amin ya rabbal alamin๐Ÿ˜Œ๐Ÿ™๐Ÿป
Allah selalu bersamamu. I love you bi❤️❤️❤️
Malam ini, aku terbangun berkali kali dengan perasaan ini lagi.
Ada sosok lelaki yang lewat.
Hati terasa ingin sekali menyapa,
Namun takut akan patah hati.
Tak seorang tau betapa gilanya aku memujanya.
Tutur kata yang ku ucapkan kadang tak sama dengan diucapkan hati.
Tersenyum namun jauh di lubuk hati menangis. Semua insan pasti tau bagaimana rasanya di abaikan?
Kekuatan cinta benar-benar kuat menjatuhkan di lembah kesedihan ini.
Entah apa yang difikirkan Khairil Anwar yang ingin hidup seribu tahun lagi. 
Dimana dia mendapatkan ketabahan didunia ini?

Rabu, 16 Desember 2015

Pernahkah kamu berharap pada seseorang
Kamu berharap kebaikannya, kehadirannya, perhatiannya, kasih sayangnya
Tapi
Seringkah engkau dikecewakannya, menangis karenanya, disakiti olehnya?
Lalu
Pantaskah kamu masih berharap padanya?
Ataukah dalam kecewa, dalam tangis dan dalam sakit itu, ada kebahagiaan yang kamu dapatkan?
Apakah dengan kecewamu, dia berubah menjadi lebih baik?
Apakah dalam tangismu, dia akan hadir?
Ataukah dengan perasaan sakitmu, dia menyayangimu?
Mungkin jawabannya tidak
Jadi
Bukankah ini saatnya untuk kamu pergi, berpaling, menjauh?
Setidaknya pergilah dari rasa kecewa itu
Berpalinglah untuk tetesan air mata itu
Menjauhlah untuk membahagiakan hatimu
Saatnya kamu melangkah
Mendaki di terjal kehidupan dan mengalir bagai sungai
Jangan bertahan untuk harapan yang tak pernah ada
Jangan menunggu hembus angin lalu
Biarlah sakitnya terasa hari ini
Esok luka itu akan mengering
Jika hari ini kamu sadar siapa dia
Besok, tahun depan, sepuluh tahun lagi
Dia akan menjadi orang yang sama
Yang tak pernah mempedulikanmu
Yang hanya memberimu sedikit rasa, sedikit senyum
Biarkan hari ini adalah akhir kecewamu
Biarkanlah air mata itu menetes sederas-derasnya
Dan biarlah rasa sakit itu menghujam dalam
Tapi itu yang terakhir untuknya
Itu yang terakhir.

Kekecewaan hati

Ya Allah, aku tidak tau harus bagaimana lagi. Haruskah aku seperti ini, kapan luka ini akan sembuh? Sampai kapan hati ini tidak menyimpan rasa sakit ini. Aku tidak tau kapan semua ini berakhir dan aku pun tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya, mungkin memang sebaiknya aku serahkan semua pada Tuhan.